Skip to main content

Trik SEO Lomba Menulis Blog Dumet School

Trik SEO Lomba Menulis Blog Dumet School


Apa itu DUMET School? Awalnya saya tidak ngeh dengan lembaga pendidikan ini padahal sudah berulang kali saya melewati plang nama tempat kursus website, design grafis, dan digital marketing tersebut di dekat Universitas Sahid di jalan Soepomo Jakarta Selatan. Kebetulan jalur pulang pergi kantor memang lewat depan kampus swasta tersebut.


Baru beberapa hari yang lalu saya mengetahui kalau kursus digital marketing dan website ini mengadakan lomba menulis blog dari seorang teman yang membagikan ulang tulisan teman lainnya di situs google plus. Kebetulan saya lagi semangat-semangatnya mengikuti kompetisi blog karena merasakan aktifitas blogging ini mulai jenuh. Selain lomba menulis blog Dumet saya juga mengikuti beberapa lomba lainnya yang sedang berjalan.


Selain lomba menulis blog Dumet School ternyata pernah mengadakan lomba seo beberapa bulan yang lalu. Sayang sekali saya tidak ikut kompetisi tersebut. Lumayan jugalah untuk jajal ilmu yang sudah dipelajari beberapa bulan terakhir. Pengen tahu juga saya trik-trik SEO yang saya pelajari itu benar-benar work atau tidak. Tapi karena sudah lewat mau bagaimana lagi, saya harus ikut kompetisi lain yang berjalan.


Dalam laman Dumet School saya dan peserta lainnya diingatkan kalau lomba kali ini adalah lomba menulis blog, bukan lomba seo jadi penilaiannya bukan siapa yang mendapatkan peringkat pertama di google melainkan siapa yang membuat tulisan yang paling menarik dan original.


Saya fikir blogger Indonesia kehilangan esensi blogging itu sendiri. Esens yang hilang itu adalah menulis dengan keunikan dan originalitas. Saya dan Anda bisa saja memiliki topik yang sama: Lomba Menulis Blog Dumet School tetapi kita memiliki gaya tersendiri untuk menyampaikan ide dan juga kreatifitas dalam membuat tulisan tersebut menjadi santapan yang nikmat untuk pembaca.


Keunikan ini yang menurut saya mulai hilang. Penyebabnya kemungkinan besar karena berharap mendapatkan penghasilan tetap dari mengikuti program Adsense maupun program lain sejenis. Kalau saya membaca tulisannya emak-emak yang tergabung di dalam blogger perempuan atau emak blogger, esensi ngeblog itu seakan hadir kembali. Tulisan-tulisan kaum hawa yang memiliki waktu luang untuk menulis blog sangat menarik untuk dibaca, bahkan menjadi candu ketika kejenuhan melanda.


Atau hanya saya yang merasakan kehilangan jati diri ngeblog itu dan kemudian menggeneralisasi kepada komunitas?


Kebanyakan anggota dari komunitas blogger yang saya ikuti di beberapa media sosial setidaknya menegaskan hipotesa saya diatas. Blogger sekarang (atau saya sekarang) hanya memperdulikan menang di Search Engine dan kemudian mendapatkan klik iklan adsense untuk dipamerkan di grup.


Jadi agar penyakit ini bisa dikurangi saya berusaha untuk mengobati penyakit menulis untuk google dan adsense itu dengan mengikuti lomba menulis blog yang diadakan oleh Dumet School.


Meskipun saya bilang mengobati rasa jenuh ngeblog dengan tujuan mendapatkan pengunjung dari mesin pencari, mau tidak mau saya harus menggunakan sedikit trik seo yang saya pelajari secara otodidak. Kenapa? Pertama: salah seorang pemenang kompetisi bukalapak melakukan hal tersebut. Kedua agar tulisan yang saya buat ini dibaca oleh orang lain. Menulis tanpa ada yang membaca itu rasanya sangat menyakitkan saudara.


Sebelum saya bersosialisasi dengan aktif di beberapa grup dan komunitas blogger yang ada di media sosial, pengunjung blog saya mungkin hanya saya sendiri. Padahal saya sudah (menganggap) kalau tulisan saya sudah sangat lengkap, komprehensif dan berbeda dengan yang lainnya. Jadi saya coba trik mendapatkan pengunjung dengan melakukan blogwalking ke beberapa blog ternama dan berusaha untuk menjadi pemberi komentar pertama dalam setiap postingan.


Hasilnya lumayan. Dari awalnya saya saja yang baca blog, di statistik blogger.com saya kemudian melihat ada beberapa kunjungan yang datang dari blog-blog yang saya datangi.


Kemudian saya mencoba trik lain dari pesohor digital marketing asal Amerika. Pesannya: Bagikan tulisan terbaikmu di Facebook dan minta teman-temanmu untuk mengunjunginya. Hal ini juga saya lakukan namun target yang saya harapkan tidak tercapai.


Intinya agar tulisan tidak sepi praktekkan trik seo yang bisa kita lakukan. Kalau tidak mau tulisan itu menjadi konsumsi publik, set saja artikelnya menjadi private.


Trik SEO yang Pertama: Memahami USER Intent


Tema dari lomba menulis blog Dumet School kali ini adalah ajakan untuk mengikuti lomba menulis. Tapi kalau saya lihat dari sisi strategi marketing Dumet School sedang meningkatkan awareness lembaga dan juga program kursus yang dijual. Dengan banyaknya blogger yang ikut lomba pastinya situs dumet school akan mendapat banyak backlink dari domain yang beragam jenis. Dengan modal lebih kurang 3 jutaan (itungan asal saya yah) Dumet School akan mendapatkan beragam kata kunci yang masuk untuk mempromosikan brandnya.


Kursus digital marketing? Saya rasa mereka tidak main-main menempelkan label tersebut dalam program yang mereka buat. Lomba menulis blog ini buktinya kalau mereka mempersiapkan strategi periklanan dengan anggaran biaya rendah. Saya berharap dumet school mendapatkan ROI yang diharapkan malah lebih, karena setelah saya melihat beberapa program yang ditawarkan terus terang saya menjadi sangat tertarik untuk enroll.


Dengan biaya kursus dimulai dari 1 juta hingga maksimal 25 juta rupiah siapa sasaran dari program Dumet School? Ini yang menjadi pertanyaan saya selanjutnya. Untungnya di situs dumet school jawaban tersebut bisa didapat.


Secara garis besar target pengunjung dumet school adalah siapapun yang tertarik dengan website, design grafis dan digital marketing. Target pengunjung yang lebih spesifik lagi demografis yang diinginkan oleh DUMET School adalah para pemilik bisnis, staf profesional, freelancer, mahasiswa aktif, mahasiswa fresh graduate.


Investasi hingga puluhan juta rupiah tentu tidak jadi masalah oleh pemilik bisnis dan staf operasional. Kalau yang tidak punya uang sampai puluhan juta, promosi discount beberapa program hingga 6,5 juta rupiah setidaknya bisa menjadi pertimbangan. Saya berharap bisa mendapat juara pada lomba menulis blog dumet school jadi bisa jadi tambahan buat enrollment. Hahaha... ngarep en ngimpi.


Trik SEO Kedua: Clickbait Headline


Pada buku-buku jurnalistik yang pernah saya baca, Judul merupakan hal terpenting untuk diperhatikan agar pembaca mau membaca tulisan kita secara utuh. Begitu juga saat kita ngeblog atau menulis melalui media online.


Menurut artikel marketing yang saya baca dari Neil Patel dikatakan kalau kita punya waktu delapan detik untuk membuat orang membaca tulisan yang kita terbitkan. Karena itu kita harus membuat sebuah judul yang menarik. Bagi pengguna wordpress, membuat sebuah judul berbeda untuk google maupun yahoo bisa dilakukan. Tetapi tidak untuk pengguna blogspot atau blogger.com.


Dengan menggunakan plugin Yoast atau All in One SEO Pack, kita bisa membuat judul berbeda antara tag title maupun heading h1. Saya ambil contoh blog panduanim.com yang digawangi oleh Darmawan. Ketika saya mengetikkan kata kunci "membuat website dan menghasilkan uang" blog ini hadir dengan judul Cara Mendapatkan Uang dari Blog Hingga 100 juta Per bulan. Ketika kita klik link panduanim.com tersebut maka kita akan menemukan judul baru, Bagaimana Mendapatkan Penghasilan dari Blog Hingga Ratusan Bahkan Milyaran per Bulan.


Ini yang saya maksud judul yang berbeda di search engine dengan di blog sendiri yang terlihat oleh pembaca. Dan ini yang tidak bisa dilakukan jika kita menggunakan platform blogger.


Judul artikel tersebut tidak hanya memperhatikan kaidah SEO, tetapi juga kaidah jurnalistik atau istilah dalam promosi digital, clickbait headline. Secara logis, orang akan tertarik untuk lanjut membaca karena ada trik psikologis disitu, mendapatkan uang hingga 100 juta. Siapa sih yang tidak tertarik dengan opportunity tersebut? Maka pastinya pembaca akan langsung klik website Darmawan dan mengetahui lebih lanjut langkah-langkah untuk membuat website yang bisa menghasilkan 100 juta per bulan tersebut.


Untuk menguatkan pembaca agar tidak menekan tombol back, judul kedua yang ditemukan pun membuat pembaca lebih tertarik lagi untuk mengetahui isinya lebih lanjut, Bagaimana Mendapatkan Penghasilan dari Blog Hingga Ratusan Bahkan Milyaran per Bulan. Saya sendiri tidak ngeh dengan perubahan judul tersebut hingga saya menggunakan wordpress offline dengan menggunakan aplikasi instanwp yang ditambahkan dengan plugin Yoast.


Ketika saya mencoba trik ala plugin Yoast ini di blogger, saya menemukan kesulitan. Headline judul artikel yang dibungkus tag h1 sudah langsung bergabung dengan tag title. Artinya saya tidak bisa menggunakan trik ala panduanim.com dengan plugin Yoast.


Di beberapa postingan grup facebook, saya melihat jika ada beberapa blogger yang membagikan trik SEO blogspot ala plugin Yoast. Namun ketika saya melihat struktur skrip yang dibagikan, saya memperhatikan jika Judul yang terlihat di Google tetap sama saja dengan headline artikel.


Tapi seperti yang saya lihat di beberapa kompetisi yang sudah mendapatkan pemenang, platform blogspot pun punya kesempatan untuk menang. Bahkan tidak jarang saya melihat kalau platform blogspot berada di halaman pertama google mendahului blog dengan platform wordpress. Yang paling penting adalah esensi dari tulisan tersebut. Apakah tulisan tersebut benar-benar membantu pengguna untuk mendapatkan informasi atau hanya sekedar mengejar peringkat di google dengan memenuhi laman web dengan kata kunci yang dibidik.


Jadi apa kesimpulan dari tulisan panjang ini?
  • Mengikuti kompetisi itu penting. Bagi saya pribadi, kalau kamu?
  • Meskipun jelek tapi mengaplikasikan trik seo untuk lomba SEO maupun membuat tulisan pribadi sekalipun selayaknya tetap dilakukan. Nol visitor itu menyakitkan (for me at least)
  • Jadi trik yang kamu pakai untuk ikut lomba menulis blog apa? Bagi donk.

Share this:

Newest Post
Open Comments